Penerapan Star Rating dalam ULFO Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum menjadi bagian dari upaya Hutama Karya untuk memastikan jalan tol yang dibangun tidak berhenti pada pemenuhan standar teknis. Faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna juga menjadi perhatian dalam proses menuju pengoperasian jalan tol.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan ULFO Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum merupakan tahapan penting dalam rangkaian pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh.
“Pelaksanaan ULFO pada Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memastikan terpenuhinya standar teknis serta persyaratan laik fungsi dan operasi, tetapi juga untuk menilai aspek keselamatan dan kualitas jalan tol,” ujar Hamdani, dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Menurut Hamdani, pelaksanaan ULFO juga menjadi penanda bahwa pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh semakin mendekati tahap penyelesaian. Jalan Tol Sibanceh memiliki panjang 74 kilometer dan nantinya diharapkan dapat tersambung secara penuh.
Konektivitas penuh ruas tersebut dinilai memiliki arti penting bagi mobilitas masyarakat maupun aktivitas perekonomian di Aceh. Keberadaan jalan tol diharapkan dapat memberikan akses perjalanan yang lebih cepat dan efisien sekaligus mendukung berbagai kegiatan yang membutuhkan kelancaran konektivitas antarwilayah.
“Dengan dilaksanakannya Uji Laik Fungsi dan Operasi pada Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum, pembangunan Jalan Tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer memasuki tahapan akhir untuk dapat tersambung secara penuh. Kami berharap kehadiran jalan tol ini dapat semakin memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, serta menghadirkan akses antarwilayah di Aceh yang lebih cepat dan efisien,” ujar Hamdani.
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas perjalanan antara Sigli dan Banda Aceh, termasuk perjalanan menuju pusat pemerintahan Provinsi Aceh tersebut maupun sebaliknya.
Selain memperlancar perjalanan, Tol Sibanceh juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas perekonomian daerah. Akses transportasi yang lebih cepat, aman, dan efisien dinilai dapat mendukung pergerakan masyarakat sekaligus distribusi logistik.