Tahap Akhir Tol Sigli-Banda Aceh, Hutama Karya Uji Keselamatan Seksi Padang Tiji-Seulimeum

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB
Hutama Karya menggelar ULFO Seksi Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25 km sebelum beroperasi. (Foto: Hutama Karya)
Hutama Karya menggelar ULFO Seksi Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25 km sebelum beroperasi. (Foto: Hutama Karya)


Sumbardaily.com – Jalan Tol Sigli-Banda Aceh atau Tol Sibanceh kini memasuki fase penting menuju konektivitas penuh di Provinsi Aceh. Setelah sebelumnya dioperasikan secara fungsional untuk membantu pemulihan pascabencana, Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25 kilometer kini menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).





Uji tersebut menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui sebelum ruas tol dapat dimanfaatkan secara operasional oleh masyarakat. PT Hutama Karya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri melaksanakan ULFO Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum selama tiga hari, yakni pada 9-11 September 2026.





Pemeriksaan tidak hanya diarahkan untuk melihat kondisi fisik dan kesiapan infrastruktur jalan tol. Berbagai kelengkapan jalan serta aspek keselamatan turut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan ruas tersebut memenuhi persyaratan laik fungsi dan operasi.





Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan ULFO adalah penilaian keselamatan jalan menggunakan pendekatan Star Rating atau pemeringkatan bintang. Metode tersebut merupakan pendekatan berstandar internasional yang digunakan untuk melihat tingkat keselamatan infrastruktur jalan secara menyeluruh.





Melalui penilaian tersebut, berbagai elemen yang berpotensi memengaruhi risiko kecelakaan maupun tingkat keparahan ketika terjadi insiden turut diperiksa. Dengan demikian, kesiapan jalan tol tidak hanya dilihat berdasarkan pemenuhan persyaratan teknis, tetapi juga dari sisi kemampuannya memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna jalan.





Sejumlah aspek diperiksa secara terperinci dalam proses penilaian. Di antaranya desain geometrik jalan, kondisi tikungan, jarak pandang, pencahayaan, marka, rambu, serta kualitas dan penempatan perangkat pengaman jalan.





Hasil pemeringkatan tersebut menjadi gambaran mengenai tingkat keselamatan infrastruktur jalan. Semakin tinggi peringkat yang diperoleh, semakin baik kemampuan infrastruktur dalam membantu mengurangi risiko kecelakaan fatal bagi para pengguna jalan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X