Jangan Sepelekan Kabut Asap di Sumbar, Bisa Picu ISPA hingga Gangguan Jantung

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 14 September 2026 | 19:08 WIB
Petugas BPBD Kota Padang bersama unsur terkait membagikan masker kepada warga dan ASN di empat titik strategis Kota Padang, Senin (7/9/2026) siang. (Dok. Pusdalops PB)
Petugas BPBD Kota Padang bersama unsur terkait membagikan masker kepada warga dan ASN di empat titik strategis Kota Padang, Senin (7/9/2026) siang. (Dok. Pusdalops PB)




Gangguan kulit dapat berupa rasa gatal, perih, maupun munculnya ruam. Selain itu, paparan juga dapat menimbulkan sakit tenggorokan dan peradangan.





Jika kondisi memungkinkan, masyarakat dianjurkan lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah. Namun, apabila harus keluar, seperti pergi ke pasar, sekolah, ataupun berolahraga, penggunaan masker yang memiliki standar perlindungan seperti N95 dianjurkan. Masyarakat juga diminta memperbanyak konsumsi air putih.





Selain melindungi diri ketika berada di luar rumah, kondisi udara di dalam rumah juga perlu diperhatikan. Yuliza meminta masyarakat melakukan sejumlah langkah agar asap dan debu dari luar tidak mudah masuk ke dalam rumah.





“Untuk menjaga kondisi udara di dalam rumah, masyarakat dianjurkan menutup rapat pintu, jendela, dan ventilasi yang besar karena debu dan asap biasanya dapat masuk melalui celah pintu, jendela, maupun ventilasi. Masyarakat juga disarankan menghindari menjemur pakaian di luar ruangan dan menjaga kelembapan udara di dalam rumah. Salah satu cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan menghidupkan kipas dengan menempelkan kain yang agak basah di belakangnya. Selain itu, masyarakat dapat menanam tanaman yang dapat menyerap debu, seperti lidah mertua dan sirih gading. Upaya lain yang tidak kalah penting adalah tidak menambah polusi di lingkungan, misalnya dengan tidak merokok dan tidak membakar sampah,” terangnya.





Masyarakat juga diminta tidak menunggu terlalu lama untuk mencari pertolongan medis apabila gejala yang muncul sudah tergolong berat.





Beberapa kondisi yang harus segera mendapatkan penanganan antara lain sesak napas berat, napas cepat dan berbunyi, nyeri dada, batuk berdarah, serta perubahan warna bibir dan kuku menjadi kebiruan.





Selain itu, demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celsius selama lebih dari dua hari berturut-turut juga perlu diwaspadai. Gejala lain yang membutuhkan perhatian medis adalah pusing hebat, mual dan muntah, pingsan, mata terasa sangat perih hingga tidak dapat dibuka, serta kondisi tubuh yang tiba-tiba lemas dan tidak mau makan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X