Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kegiatan tersebut tidak diperlukan. Imbauan itu disampaikan karena kondisi kualitas udara masih belum stabil.
“Imbauan saya kepada masyarakat supaya berhati-hati. Kalau tidak perlu keluar rumah, jangan keluar rumah. Kalaupun harus keluar rumah, saya menyarankan pakai masker,” kata Bupati.
Masyarakat juga diminta untuk sementara menghindari kegiatan olahraga di luar rumah. Aktivitas fisik di ruang terbuka dinilai kurang nyaman dilakukan ketika masyarakat harus menggunakan masker akibat kondisi udara.
“Ya, hindari olahraga di luar rumah dulu. Sebab kalau berolahraga, kalau pakai masker kan juga tidak nyaman. Sampai cuaca ini semakin baik,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga mengajak masyarakat menjaga kondisi lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah. Aktivitas pembakaran tersebut dikhawatirkan dapat memperburuk kualitas udara yang saat ini masih terdampak kabut asap.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai kualitas udara. Pemantauan melalui Shelter AQMS Kabupaten Padang Pariaman akan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi lingkungan.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan informasi mengenai kualitas udara sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat selama kondisi kabut asap masih berlangsung. (*)