Kabut Asap Bikin Kualitas Udara Padang Pariaman Tak Sehat, 50 Ribu Masker Dibagikan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 14 September 2026 | 11:08 WIB
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)


Sumbardaily.com - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Barat membuat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara. Selama enam hari pemantauan, kualitas udara di daerah tersebut tercatat masih berada dalam kategori tidak sehat.





Pemantauan dilakukan melalui Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) Kabupaten Padang Pariaman pada periode Senin hingga Sabtu, 7-12 September 2026. Dari hasil pemantauan itu, partikulat halus PM2.5 menjadi salah satu parameter yang mendapat perhatian karena konsentrasinya masih berada pada tingkat yang perlu diwaspadai.





Data Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) PM2.5 pada Senin, 7 September 2026 pukul 06.00 WIB mencapai 149.





Sehari berikutnya, Selasa, 8 September, angka tersebut berada di level 145. Kemudian pada Rabu, 9 September, ISPU PM2.5 tercatat 146.





Kondisi udara sempat menunjukkan perbaikan pada Kamis, 10 September. Saat itu, nilai ISPU PM2.5 turun menjadi 130. Namun, perbaikan tersebut tidak berlangsung stabil.





Pada Jumat, 11 September, nilai ISPU PM2.5 kembali meningkat menjadi 144. Sedangkan pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 06.00 WIB, angkanya tercatat 136.





Dengan demikian, selama enam hari pemantauan, nilai ISPU PM2.5 di Padang Pariaman berada pada kisaran 130 hingga 149. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara masih perlu diantisipasi, terutama oleh kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X