Pemkab Dharmasraya juga berharap keberadaan MTQ memberikan dampak positif di luar aspek keagamaan. Aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan kegiatan diharapkan ikut mendorong pergerakan ekonomi di sekitar lokasi acara.
Salah satu sektor yang diharapkan mendapat manfaat adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran peserta, panitia, masyarakat, dan pihak lainnya selama pelaksanaan MTQ diharapkan dapat meningkatkan aktivitas serta perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
"Kehadiran MTQ harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Medison.
Dengan pelaksanaan yang dijadwalkan pada pekan kedua November 2026, berbagai persiapan kini mulai diarahkan pada aspek teknis, peserta, lokasi perlombaan, hingga keterlibatan masyarakat.
Pemkab Dharmasraya berharap koordinasi lintas sektor dapat terus diperkuat sehingga MTQ Nasional ke-XIII Tingkat Kabupaten Dharmasraya berlangsung sukses.
Lebih jauh, ajang tersebut diharapkan menghasilkan peserta-peserta terbaik yang mampu melanjutkan perjuangan Dharmasraya di tingkat provinsi. Para peserta terbaik dari MTQ Kabupaten Dharmasraya akan diproyeksikan untuk membawa nama daerah dalam MTQ Sumbar 2027 yang akan berlangsung di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dengan demikian, MTQ Nasional Dharmasraya 2026 tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi tahapan penting dalam pembinaan dan penjaringan generasi muda berprestasi di bidang Al Quran untuk menghadapi kompetisi di tingkat Sumbar. (*)