Bagi penerima manfaat seperti Joniarti di Padang Binjai, Jorong Tompek, pembangunan tersebut menjadi upaya memperbaiki tempat tinggal yang sebelumnya mengalami kebocoran atap dan kerusakan pada bagian kayu.
Dengan pola tersebut, keterbatasan anggaran di tingkat nagari diupayakan tidak menjadi penghalang untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak dan aman. Program ini menggabungkan dukungan pemerintah dengan peran penerima manfaat serta masyarakat melalui swadaya dan gotong royong.
Pemerintah Nagari Salareh Aia Utara pun terus menjalankan program pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sebagai bagian dari upaya mewujudkan hunian yang lebih layak sekaligus memberikan kepastian tempat tinggal bagi keluarga penerima bantuan. (*)