Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Perbaikan RTLH di Agam, Warga Ikut Gotong Royong

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 7 September 2026 | 08:08 WIB
Keterbatasan anggaran tidak menghentikan Pemerintah Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dalam membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang layak. Salah satu upayanya dilakukan melalui program pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (Foto: Pemkab Agam)
Keterbatasan anggaran tidak menghentikan Pemerintah Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dalam membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang layak. Salah satu upayanya dilakukan melalui program pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (Foto: Pemkab Agam)



Dana tersebut menjadi modal awal agar pembangunan dapat dimulai. Adapun kebutuhan biaya yang masih kurang dipenuhi melalui swadaya penerima manfaat, gotong royong, serta partisipasi masyarakat di lingkungan sekitar.





“Bantuan ini merupakan dana pancingan. Dengan keterbatasan anggaran, pembangunan rumah dapat dilanjutkan melalui swadaya pemilik dan gotong royong masyarakat,” ujar Zulkifli.





Skema tersebut membuat pembangunan rumah tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah nagari. Penerima manfaat turut berperan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan, sementara masyarakat ikut membantu melalui kegiatan gotong royong.





Seluruh rumah yang masuk dalam program dibangun di atas tanah milik penerima manfaat. Dengan demikian, bantuan tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga memberikan kepastian tempat tinggal bagi keluarga yang menerima manfaat.





Pelaksanaan program tersebut turut ditinjau oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam bersama Pemerintah Nagari Salareh Aia Utara dan Wali Jorong Tompek. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan rumah di lapangan.





Dalam peninjauan itu, progres pembangunan menjadi bagian yang diperhatikan untuk memastikan program berjalan sesuai dengan pelaksanaannya di tingkat nagari.





Program pembangunan dan perbaikan RTLH di Salareh Aia Utara memperlihatkan pola kolaborasi antara pemerintah nagari, penerima manfaat, dan masyarakat. Dana Nagari digunakan sebagai dana pancingan, sementara kebutuhan lainnya didukung melalui swadaya dan gotong royong.





Pada 2026, empat rumah menjadi sasaran pembangunan. Tiga di antaranya telah selesai dan ditempati, sedangkan satu rumah masih dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X