Kawasan tersebut diarahkan untuk dikembangkan melalui berbagai sektor, antara lain pariwisata dan rekreasi, kuliner, komersial dan ritel, jasa kreatif, serta properti dan perhotelan.
Pengembangan Muara Padang salah satunya didukung rencana pembangunan Maritime Center. Saat ini, proses perizinan proyek tersebut tengah berjalan.
Di sisi lain, Pemprov Sumbar turut mendorong percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Dony menyebut sejumlah proyek yang ditawarkan Sumbar memiliki kesesuaian dengan prioritas Pemerintah Pusat. Karena itu, beberapa proyek dinilai dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan prioritas secara bertahap.
“Beberapa yang disampaikan ini sesuai dengan prioritas pemerintah, sehingga layak untuk kita prioritaskan secara bertahap,” ujar Dony.
Beberapa yang disebut antara lain pengembangan PLTS Mentawai, PLTG Sijunjung Blok Sinamar, serta percepatan penetapan beberapa WPR yang sebelumnya telah diusulkan.
Mahyeldi menegaskan pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar rencana investasi tersebut dapat direalisasikan. Dukungan itu mencakup aspek regulasi, tata ruang, lahan, hingga koordinasi dengan pemerintah pusat dan BUMN.
“Untuk mewujudkan semua ini tentu membutuhkan kolaborasi. Pemerintah daerah siap menyiapkan dukungan yang diperlukan, baik dari sisi regulasi, tata ruang, lahan, maupun koordinasi dengan pemerintah pusat dan BUMN,” tuturnya. (*)