Nilai tersebut tidak cukup hanya dipelajari secara konseptual, tetapi harus dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus diinternalisasi dan menjadi bagian penting dalam pendidikan, termasuk melalui pembelajaran di perguruan tinggi,” katanya.
Komitmen Unand tidak hanya ditunjukkan melalui riset dan inovasi. Dalam rangkaian kegiatan Lemhanas Goes to Campus tersebut, Unand juga melakukan penanaman pohon Andalas dan Tabebuya sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70.
Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen kampus dalam menjaga lingkungan dan membangun keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Peran Unand dalam ketahanan nasional dapat hadir melalui berbagai bidang.
Riset pangan diarahkan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, penelitian kesehatan dikembangkan menjadi produk yang dapat dimanfaatkan, sementara pendidikan menjadi ruang untuk membentuk generasi yang memiliki kompetensi sekaligus kesadaran kebangsaan.
Melalui Lemhannas Goes to Campus, Unand menjadi ruang pertemuan antara gagasan tentang ketahanan nasional dengan praktik yang berkembang di lingkungan perguruan tinggi.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kontribusi tersebut menjadi penting. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut mencetak lulusan, tetapi juga menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia yang mampu memperkuat kepentingan nasional.