Dukungan terhadap masyarakat terdampak gempa NTT menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk turut menangani dampak bencana sekaligus membantu proses pemulihan kondisi masyarakat dan infrastruktur.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan melibatkan koordinasi bersama pemerintah serta pemangku kepentingan terkait.
Pengerahan dua excavator di Manggarai Timur dan Sikka menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut. Di Manggarai Timur, alat berat telah menyelesaikan pekerjaan selama tiga hari untuk membersihkan material batu dan tanah dari Ruas Jalan Paka-Ntaur-Pupung serta Irigasi Wae Laku.
Pembersihan Irigasi Wae Laku turut membantu memulihkan akses air masyarakat di Desa Paka, Ntaur, dan Pupung yang sebelumnya terhenti akibat tertutup material longsor.
Sementara itu, excavator kedua di Kabupaten Sikka mulai beroperasi pada Selasa (25/8/2026) untuk menangani longsor di akses Jalan Bola-Sikka di Dusun Wukur, Kecamatan Lela, serta Jalan Woloara-Koting di Desa Koting, Kecamatan Koting. Pekerjaan di wilayah tersebut direncanakan berlangsung selama delapan hari.
Rangkaian dukungan itu dilaksanakan di tengah penanganan dampak gempa bumi NTT dan gempa susulan yang masih berlangsung. Hutama Karya menempatkan dukungan terhadap pemulihan akses masyarakat dan infrastruktur terdampak sebagai bagian dari pelaksanaan TJSL dan kolaborasi lintas pihak.
Melalui dukungan tersebut, perseroan berupaya membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat serta infrastruktur yang terdampak bencana secara bertahap dan berkelanjutan. (*)