Menurut Yulius, Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang berakhlak, berkarakter, sekaligus memiliki keterampilan.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap berbagai kegiatan kepramukaan, baik di tingkat Sumatera Barat maupun nasional.
Menurutnya, dukungan tersebut terlihat dari kontribusi Pasaman Barat dalam melengkapi peserta Sumatera Barat pada Jambore Nasional sebelumnya. Hal itu disebut menunjukkan adanya dukungan kuat dari pemerintah daerah dan berbagai pihak terhadap pengembangan Gerakan Pramuka.
Yulius berharap kerja sama antara pemerintah daerah, Kwarcab, sekolah, pembina, pelatih, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.
Sinergi tersebut diharapkan membuat Gerakan Pramuka di Pasaman Barat semakin berkembang. Pada saat yang sama, organisasi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua Panitia Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Ahmad Romi melaporkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, lebih dari 3.000 peserta dari berbagai tingkatan Pramuka ambil bagian dalam rangkaian kegiatan.
Selain apel, kegiatan juga dilanjutkan dengan pawai. Peserta pawai bergerak dari Kantor Bupati Pasaman Barat menuju jalur yang telah ditentukan panitia.