Jumlah tersebut setara dengan 125 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni 4.240 tempat duduk dalam keseluruhan perjalanan pada hari tersebut.
Namun, angka 125 persen itu tidak berarti terdapat penumpang yang melebihi kapasitas kereta dalam satu perjalanan.
Persentase tersebut merupakan hasil perbandingan antara akumulasi seluruh pelanggan dengan total kapasitas tempat duduk dari seluruh perjalanan KA Pariaman Ekspres dalam satu hari.
Dengan demikian, pelanggan tersebut tersebar dalam sejumlah perjalanan dengan jadwal keberangkatan yang berbeda.
Persentase lebih dari 100 persen menggambarkan akumulasi volume pelanggan terhadap total kapasitas harian, bukan kondisi satu rangkaian kereta yang membawa penumpang melebihi kapasitas.
Tingginya penggunaan KA Pariaman Ekspres juga memperlihatkan kuatnya minat masyarakat terhadap layanan kereta api dengan relasi Pauh Lima-Naras.
Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menunjang mobilitas menuju kawasan Pariaman dan daerah sekitarnya.
Selain KA Pariaman Ekspres, KAI Divre II Sumbar juga mencatat volume pelanggan pada dua layanan lainnya. KA Lembah Anai melayani 1.417 pelanggan, sedangkan KA Minangkabau Ekspres digunakan 1.468 pelanggan.