Persiapan pembangunan tidak hanya melibatkan pemerintah daerah dan kementerian. Dukungan masyarakat juga menjadi bagian dari proses penyediaan kawasan sekolah, termasuk dalam penyediaan lahan dan akses jalan menuju lokasi.
Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam. Ucapan terima kasih itu disampaikan atas nama Pemerintah Daerah, DPRD dan Pemerintahan Nagari.
“Atas nama Pemerintah Daerah bersama DPRD dan Pemerintahan Nagari, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Nagari Tanjung Alam, keluarga besar Bapak Doni Oskaria, dan secara khusus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk membangun Sekolah Rakyat yang insyaallah merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, terutama warga Nagari Tanjung Alam, yang telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut.
Menurut Anton, tersedianya lahan sekitar 23 hektare tidak terlepas dari keterlibatan tokoh masyarakat dan para pemilik lahan. Dukungan tersebut membuat proses penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan.
“Begitu juga dengan akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat. Ini tentu berkat dukungan dan kerja sama seluruh pihak sehingga persiapannya dapat kita tuntaskan,” kata Anton.
Anton berharap dukungan masyarakat tetap berlanjut hingga pembangunan Sekolah Rakyat selesai. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Tanah Datar, terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.