Dia menyebut telah ada persetujuan untuk menambah penerangan di lokasi jembatan. Penambahan lampu tersebut diharapkan membuat jalur jembatan lebih terang ketika digunakan pada malam hari.
"Tadi alhamdulillah Pak Andi sudah setuju untuk ditambahkan lampu sorot, lampu tembak, sehingga jembatannya pun jalannya pun akan terang kalau malam," ujarnya.
Andre juga menyoroti proses pemulihan jembatan yang sebelumnya rusak akibat bencana pada 2024. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya pembangunan kembali infrastruktur yang terdampak sebelum Presiden Prabowo menjabat.
"Jadi ini menunjukkan bukti bahwa pemerintah Presiden Prabowo hadir bersama melalui Kementerian PU untuk membangun jembatan yang sudah rusak sejak tahun 2024 sebelum Pak Prabowo jadi presiden. Jembatannya rusak, dan alhamdulillah hari ini kita bisa melihat jembatannya sudah selesai," katanya.
Ambulans Bisa Melintas
Selain berfungsi sebagai penghubung aktivitas masyarakat, Andre menyebut kondisi jembatan memungkinkan kendaraan ambulans melintas dalam keadaan darurat.
Menurut dia, kendaraan ambulans seperti Gran Max masih dapat melewati jembatan tersebut. Kondisi itu dinilai dapat mendukung masyarakat ketika membutuhkan akses menuju pelayanan kesehatan dalam situasi darurat.
"Bahkan jembatan ini secara emergency masih bisa dilewati oleh mobil ambulans seperti merek Gran Max, itu bisa dilewati. Jadi yang sakit, kalau darurat, jembatan ini bisa dilewati dengan mobil ambulans," ujar Andre.