Selain menekankan persaudaraan, Yulianto menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama DPRD Pasaman Barat terhadap pelaksanaan Pilwana. Salah satu tujuan pelaksanaan pemilihan tersebut adalah agar nagari segera memiliki Wali Nagari definitif.
Keberadaan Wali Nagari definitif dinilai penting karena pemerintahan nagari tidak harus terus dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Nagari. Pemerintah daerah dan DPRD Pasaman Barat berharap proses Pilwana dapat menghasilkan pemimpin yang memperoleh mandat langsung dari masyarakat.
“Pemda Pasbar dan DPRD Pasbar mendukung untuk melakukan Pilwana ini sehingga tidak Pj lagi yang menjadi Wali Nagari, dengan tujuan pelayanan masyarakat tercapai,” katanya.
Menurut Yulianto, keberadaan Pj Wali Nagari memang merupakan bagian dari mekanisme pemerintahan ketika terjadi kekosongan jabatan. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi tujuan akhir. Pemerintah nagari tetap membutuhkan Wali Nagari definitif hasil pemilihan masyarakat agar kepemimpinan memiliki mandat dari warga.
Dengan adanya pemimpin definitif, pemerintahan nagari diharapkan dapat menjalankan berbagai program pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Selain itu, pelayanan publik juga dapat terus diarahkan agar berjalan secara optimal.
Yulianto berharap seluruh proses seleksi bakal calon Wali Nagari hingga pelaksanaan Pilwana berlangsung tertib dan transparan. Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan secara sportif serta menjalankan proses tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Bupati juga kembali mengingatkan agar nilai-nilai persaudaraan tidak hanya menjadi slogan selama pelaksanaan Pilwana. Semangat badunsanak harus diterapkan dalam menghadapi seluruh dinamika yang muncul selama proses demokrasi di tingkat nagari.