Seleksi Wali Nagari Pasaman Barat Gunakan CBT, Pilwana Diharapkan Berjalan Aman dan Damai

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB
 Bupati Pasaman Barat Yulianto meninjau langsung pelaksanaan seleksi bakal calon Wali Nagari yang berlangsung menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman, Sabtu (22/8/2026).  (Foto: Pemkab Pasbar)
Bupati Pasaman Barat Yulianto meninjau langsung pelaksanaan seleksi bakal calon Wali Nagari yang berlangsung menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)



Namun, Yulianto mengingatkan bahwa Pilwana memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memilih sosok yang akan memimpin nagari. Menurutnya, pesta demokrasi tersebut juga berkaitan dengan keberlangsungan pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat setelah proses pemilihan selesai.





Karena itu, seluruh pihak diminta tetap menjaga hubungan kekeluargaan selama mengikuti setiap tahapan Pilwana. Para bakal calon yang mengikuti proses seleksi merupakan bagian dari masyarakat nagari yang memiliki hubungan kekerabatan.





“Siapa pun yang menjadi calon Wali Nagari itu adalah saudara kita, mamak kita dan kerabat kita di nagari itu,” katanya.





Pesan tersebut disampaikan agar masyarakat tidak terjebak dalam perbedaan pilihan. Yulianto menilai perbedaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi. Meski demikian, perbedaan tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi konflik atau memutus hubungan persaudaraan.





Ia meminta peserta dan masyarakat dapat menerima hasil Pilwana dengan lapang dada. Setelah proses pemilihan selesai, masyarakat juga diharapkan memberikan dukungan kepada Wali Nagari yang mendapatkan mandat untuk memimpin.





Menurut Yulianto, sikap tersebut diperlukan untuk mempertahankan keamanan, ketenteraman, dan kondusivitas masyarakat. Kondisi yang aman menjadi salah satu faktor penting agar pemerintahan nagari dapat berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat bisa dilaksanakan secara maksimal.





Yulianto juga meyakini masyarakat Pasaman Barat memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan kehidupan yang aman dan tenteram. Karena itu, semangat persaudaraan harus tetap menjadi bagian utama dalam seluruh tahapan Pilwana, mulai dari seleksi bakal calon hingga proses pemilihan selesai.





“Semangat badunsanak harus terus kita kedepankan. Setiap persoalan di tengah masyarakat harus diselesaikan dengan mengutamakan musyawarah, persatuan, dan kepentingan bersama,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X