Angkat Kekayaan Budaya Sumatera Utara
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, mengatakan gagasan menghadirkan Galeri Budaya berangkat dari kekayaan budaya Sumatera yang beragam. Keberagaman tersebut dinilai merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang perlu terus dikenalkan kepada publik.
Karena itu, Galeri Budaya di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 99 tidak hanya diposisikan sebagai fasilitas pendukung bagi pengguna jalan yang membutuhkan tempat beristirahat. Galeri tersebut juga menjadi sarana edukasi dan ruang interaksi bagi masyarakat untuk mengenal berbagai kekayaan suku serta budaya Sumatera.
“Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Dari situlah Galeri Budaya ini kami hadirkan. Kami ingin Tempat Istirahat dan Pelayanan di KM 99 tidak hanya menjadi ruang bagi pengguna jalan untuk berhenti dan beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menikmati, dan membawa pulang cerita tentang kekayaan suku dan budaya Sumatera,” ujar Dindin.
Untuk mewujudkan konsep tersebut, Hamawas tidak bekerja sendiri. Pengembangan Galeri Budaya dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai unsur di Sumatera Utara, mulai dari komunitas, tokoh masyarakat, budayawan, hingga pegiat sosial.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan Hamawas dalam membangun konsep pelayanan yang lebih bermakna. Unsur budaya dan kearifan lokal ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman pengguna jalan ketika singgah di Rest Area KM 99.
Dengan demikian, pengguna jalan yang datang ke rest area tidak hanya memperoleh kesempatan untuk berhenti dan memulihkan kondisi sebelum kembali berkendara. Mereka juga dapat memperoleh pengalaman baru melalui berbagai informasi, cerita, dan unsur kebudayaan yang ditampilkan di dalam galeri.
“Kami berharap melalui kolaborasi ini, pengguna jalan yang singgah tidak hanya mendapatkan waktu untuk beristirahat, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang ada di Sumatera, menikmati berbagai cerita di dalamnya, dan membawa pengalaman tersebut sebagai bagian dari perjalanan mereka,” tambah Dindin.
Dukung Pelestarian Budaya dan UMKM
Galeri Budaya di Rest Area KM 99 dirancang sebagai ruang interaksi yang memperkenalkan beragam unsur kebudayaan lokal kepada masyarakat. Kehadirannya tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Hamawas mendukung pemberdayaan masyarakat.