Selain itu, keikutsertaan dalam konferensi tersebut membuka ruang untuk membangun hubungan penelitian dengan mitra dari berbagai institusi global. Peluang tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi penelitian dan publikasi bersama.
Bagi Yoneta, penghargaan Best Oral Presentation menjadi salah satu hasil dari keikutsertaannya dalam forum tersebut. Di sisi lain, kesempatan memperoleh masukan akademik dan membangun kolaborasi dengan Universiti Malaya menjadi bagian lain dari peluang yang muncul selama ICHS 2026.
Penelitian mengenai ketepatan dosis antibiotik pada neonatus dengan sepsis yang dipresentasikan dalam konferensi itu juga membawa isu penggunaan obat secara tepat ke forum akademik internasional. Kajian terhadap gentamisin, amikasin, dan vankomisin menunjukkan pentingnya perhatian terhadap dosis, interval pemberian, dokumentasi klinis, serta dukungan pemantauan terapi.
Melalui capaian tersebut, dosen Fakultas Farmasi Unand tidak hanya membawa hasil penelitian ke forum internasional, tetapi juga membuka peluang pengembangan kerja sama akademik dengan mitra global. Penghargaan Best Oral Presentation di ICHS 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas diseminasi penelitian dan rekognisi akademik Unand di tingkat internasional. (*)