Dalam pertemuan dengan wartawan tersebut, Irjen Djati secara khusus menyampaikan pesan kepada jajaran Bidang Humas Polda Sumbar. Ia meminta agar komunikasi dengan masyarakat dan berbagai elemen tidak dibatasi.
"Saya berpesan kepada Kabid Humas, jangan menutup diri dengan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.
Pernyataan itu mempertegas pentingnya keterbukaan komunikasi di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
Bagi Irjen Djati, hubungan kepolisian dengan media bukan hubungan antara pihak yang memiliki tingkatan berbeda.
Ia menggunakan falsafah yang lekat dengan masyarakat Sumatera Barat untuk menggambarkan hubungan tersebut.
"Sumbar merupakan daerah yang sangat menjunjung tinggi falsafah, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Polri dan media itu setara, kesetaraan itu tidak terbatas, tidak ada yang lebih dan kurang," ungkapnya.
Irjen Djati juga menegaskan posisi media dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Media, kata dia, merupakan mitra dalam menjalankan pekerjaan kepolisian sekaligus sarana komunikasi kepada publik.
"Media merupakan mitra kami dalam melaksanakan tugas yang kami lakukan. Ini bukan pertemuan pertama, karena akan ada lagi berbagai pertemuan lainnya," kata Djati.