Longsor juga terjadi di Korong Simpang Puruik, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Material longsoran menutup badan jalan menuju Nagari Limau sehingga akses masyarakat terganggu.
Di Korong Tanjung Balik, Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, material longsor turut menutup badan jalan dan masih dalam proses penanganan.
Sementara itu, kerusakan paling berat terjadi di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan V Koto Aur Malintang. Badan jalan mengalami terban sepanjang sekitar tujuh meter dengan kedalaman kurang lebih 15 meter sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Kondisi tersebut memerlukan penanganan lanjutan, termasuk kajian pembangunan trase jalan baru.
Tiga Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem
Selain longsor, cuaca ekstrem yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah.
Di Korong Kabun Cimpago, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, satu unit rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang.
Kejadian serupa terjadi di Korong Pasie Laweh, Nagari Bisati Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak yang menyebabkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan.
Sementara itu, di Korong Sungai Paku, Nagari Kuranji Hilia, Kecamatan Sungai Limau, angin kencang menerbangkan atap rumah warga sehingga satu kepala keluarga terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kemudian melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, family kit, dan hygiene kit.
Di Korong Sungai Gimba Gantiang Timur, Nagari Sungai Gimba Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, pohon tumbang sempat menutup badan jalan. Satgas TRC BPBD mengevakuasi pohon tersebut sehingga akses masyarakat kembali normal.