Delapan Titik Bencana di Padang Pariaman, Kerugian Sementara Capai Rp3 Miliar

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:04 WIB
 Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman masih memaksimalkan penanganan bencana di delapan titik yang terdampak tanah longsor dan cuaca ekstrem hingga Rabu (5/8/2026). (Foto: Pemkab Padang Pariaman)
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman masih memaksimalkan penanganan bencana di delapan titik yang terdampak tanah longsor dan cuaca ekstrem hingga Rabu (5/8/2026). (Foto: Pemkab Padang Pariaman)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman masih memaksimalkan penanganan bencana di delapan titik yang terdampak tanah longsor dan cuaca ekstrem hingga Rabu (5/8/2026).





Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memimpin langsung Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Penanggulangan Bencana untuk mengoordinasikan asesmen, penanganan darurat, pembukaan akses jalan, hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.





Bencana tersebut dipicu hujan yang mengguyur wilayah Padang Pariaman sejak pukul 10.00 WIB pada Senin (3/8/2026). Curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi jenuh air sehingga memicu tanah longsor di sejumlah kawasan perbukitan. Di saat yang sama, angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan merusak sejumlah rumah warga.





Sebelum kejadian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Barat. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga terus memantau perkembangan cuaca sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.





Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Padang Pariaman hingga Senin malam, terdapat delapan titik bencana yang terdiri atas empat titik tanah longsor dan empat titik cuaca ekstrem.





Empat Titik Longsor Ganggu Akses Transportasi





Empat lokasi longsor menjadi prioritas penanganan karena menghambat mobilitas masyarakat.





Di Korong Kampuang Parit, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, material longsor menutup badan jalan sehingga akses menuju Kecamatan VII Koto Padang Sago tidak dapat dilalui kendaraan. BPBD berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mempercepat penanganan menggunakan alat berat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X