Menurutnya, infrastruktur jalan yang lebih baik akan memberikan manfaat dalam meningkatkan keselamatan berkendara, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung distribusi logistik yang menjadi salah satu penggerak aktivitas perekonomian daerah.
"Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar, tertib, dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu," katanya.
Selama proses pekerjaan berlangsung, pengaturan lalu lintas dilakukan dengan sistem buka-tutup secara bergantian setiap 15 menit. Skema tersebut diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas di lokasi proyek.
Karena itu, masyarakat diminta mematuhi seluruh rambu lalu lintas dan arahan petugas yang berada di lapangan demi menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.
Vasko juga memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin tanpa mengurangi mutu hasil pembangunan.
Ia berharap dukungan masyarakat tetap terjaga sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dan manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh pengguna jalan.
"Insyaallah, kalau pekerjaan ini selesai, masyarakat akan menikmati jalan yang lebih kuat, lebih aman, dan lebih nyaman untuk dilalui. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pekerjaan ini berjalan lancar dan selesai sesuai target," tutupnya.
Ruas Jalan Nasional Padang-Solok-Sawahlunto diketahui menjadi salah satu jalur strategis di Sumatera Barat. Tingginya volume kendaraan yang melintas, termasuk angkutan barang dengan tonase besar, menyebabkan lapisan perkerasan aspal pada ruas tersebut lebih cepat mengalami kerusakan.