Hingga Semester 1 2026, sebanyak 3.550 pengguna BPJS Kesehatan tercatat telah memanfaatkan layanan di Klinik Mediska Padang.
Tak hanya itu, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Data tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan Klinik Mediska telah menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tingkat pertama.
Sementara itu, Klinik Mediska Lubuk Alung masih berada dalam proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Jika dibandingkan dengan capaian sepanjang 2025, jumlah pengguna kedua Klinik Mediska juga menunjukkan tingginya aktivitas pelayanan. Sepanjang tahun tersebut, kedua klinik melayani 16.037 pengguna.
Dari total 16.037 pengguna pada 2025, sebanyak 15.620 orang mendapatkan pelayanan di Klinik Mediska Padang.
Adapun Klinik Mediska Lubuk Alung mencatat 417 pengguna. Pada tahun yang sama, Klinik Mediska Padang juga memberikan pelayanan kepada 7.272 pengguna yang merupakan peserta BPJS Kesehatan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, keberadaan Klinik Mediska tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan kesehatan pekerja dan keluarga pekerja. Fasilitas tersebut juga diarahkan agar memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.