Ia juga menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 10 Tahun 2022, pengelola berkewajiban melakukan pemantauan serta pemeliharaan jembatan secara berkala dan menyampaikan laporan tahunan.
Untuk mendukung ketentuan tersebut, Jembatan Musi V telah dilengkapi sensor pemantauan struktur yang terintegrasi dengan dashboard monitoring. Ke depan, sistem tersebut akan diperkuat dengan command center terpusat sehingga kondisi jembatan dapat dipantau secara real time.
Armen turut mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat selama proses pembangunan hingga sertifikat diterbitkan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sangat baik dari Hutama Karya dan seluruh pihak terkait sehingga Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V dapat diterbitkan sesuai ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Hutama Karya Optimistis Tol Palembang–Betung Beroperasi Akhir Tahun
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan, serta Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus yang telah memberikan dukungan dan pendampingan selama proses pembangunan hingga terbitnya sertifikat.
Menurut Iwan, sejak proyek tersebut dilanjutkan oleh Hutama Karya pada tahun 2024, perusahaan berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan selama proses penyelesaian Jembatan Musi V. Sejak proyek ini dilanjutkan oleh Hutama Karya pada tahun 2024, kami berkomitmen menyelesaikannya sesuai target. Alhamdulillah, struktur jembatan berhasil diselesaikan pada akhir tahun lalu dan telah difungsionalkan pada periode Natal dan Tahun Baru maupun Idulfitri untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas," ujar Iwan.
Ia menilai kehadiran Jalan Tol Palembang–Betung sangat dinantikan masyarakat karena akan mempercepat waktu tempuh sekaligus meningkatkan konektivitas di wilayah Sumatra Selatan.