Sumbardaily.com – Universitas Andalas (Unand) mengembangkan inovasi pakan fungsional berbasis bahan lokal sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas produksi daging dan susu premium melalui sistem peternakan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Penelitian ini menggabungkan teknologi pengolahan pakan, pendekatan multi-omics, serta konsep smart farming untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan sekaligus menekan dampak lingkungan dari sektor peternakan.
Riset tersebut dipimpin Dr Roni Pazla dari Fakultas Peternakan Unand bersama Prof Asmuddin Natsir dari Universitas Hasanuddin dan Prof Dewi Febrina, dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Kolaborasi antarkampus ini diwujudkan dalam penelitian bertajuk "Pakan Fungsional untuk Daging dan Susu Premium melalui Multi-Omics dan Smart Farming."
Pengembangan riset tersebut berangkat dari sejumlah tantangan yang masih dihadapi sektor peternakan ruminansia. Efisiensi pemanfaatan pakan dinilai masih rendah, sementara ketergantungan terhadap bahan pakan konvensional masih cukup tinggi.
Di sisi lain, proses fermentasi di dalam rumen menghasilkan emisi gas metana yang menjadi perhatian dalam upaya menciptakan sistem peternakan yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, kebutuhan masyarakat terhadap produk peternakan juga terus berkembang. Konsumen tidak hanya menginginkan daging dan susu yang bergizi, tetapi juga produk yang memiliki manfaat kesehatan lebih baik.