Pada peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, tema yang diangkat adalah "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema tersebut menjadi penegasan bahwa setiap anak merupakan pribadi yang berharga, layak dihormati, serta memiliki hak untuk didengar pendapatnya.
Dalam sambutannya juga ditegaskan bahwa anak tidak hanya dipandang sebagai objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk ikut berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya.
"Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya. Lindungi adalah kewajiban seluruh pihak untuk memastikan anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, perundungan, baik di dunia nyata maupun ruang digital," lanjutnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga terus mendorong terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA). Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan kerja sama lintas organisasi agar kebijakan perlindungan anak dapat diterapkan secara nyata.
Dukungan terhadap program tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara TP-PKK Solok Selatan, Dharma Wanita Persatuan, Dinas P2KBPPPA, serta Dinas Pendidikan. Kesepahaman itu bertujuan mengimplementasikan berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Ketua TP-PKK Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas mengatakan penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak melalui kerja sama yang terencana.
"Anak tidak hanya butuh fasilitas yang baik, tapi juga perhatian, kasih sayang, dan lingkungan yang mendukung perkembangan karakternya," tegas Erniati.
Selain memperkuat sinergi antarinstansi, Erniati juga menyampaikan pesan kepada seluruh anak di Solok Selatan agar terus belajar dengan penuh semangat untuk menggapai cita-cita. Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua maupun teman, serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif sebagai bekal menghadapi masa depan.