Riset Unand Temukan Potensi Pangan Fungsional Lokal untuk Memperbaiki Gangguan Pertumbuhan Tulang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 22 Juli 2026 | 12:11 WIB
Tim peneliti Universitas Andalas (Unand) mengembangkan inovasi pangan fungsional berbasis kombinasi tepung kacang lima (Phaseolus lunatus) dan tepung ikan patin sebagai upaya mendukung pemulihan gangguan pertumbuhan tulang yang dipicu kekurangan protein. (Foto: Unand)
Tim peneliti Universitas Andalas (Unand) mengembangkan inovasi pangan fungsional berbasis kombinasi tepung kacang lima (Phaseolus lunatus) dan tepung ikan patin sebagai upaya mendukung pemulihan gangguan pertumbuhan tulang yang dipicu kekurangan protein. (Foto: Unand)




Penelitian juga mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya pencegahan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan protein. Di sisi lain, kolaborasi peneliti dari Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Ahmad Dahlan turut memperkuat implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama riset antarperguruan tinggi di Indonesia.





Melalui hasil riset tersebut, tim peneliti berharap pengembangan pangan fungsional berbahan kacang lima dan ikan patin dapat menjadi pijakan ilmiah bagi penelitian lanjutan. Uji klinis pada manusia masih diperlukan sebelum inovasi tersebut dapat direkomendasikan sebagai bagian dari strategi penanganan gangguan pertumbuhan akibat defisiensi protein maupun kasus yang berkaitan dengan stunting. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X