Mengapa Konsumen Muda Indonesia dan Yordania Berbeda Memilih Produk Halal? Ini Temuan Unand

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 20 Juli 2026 | 18:12 WIB
Ilustrasi Halal Indonesia (Foto: Sumbar Daily)
Ilustrasi Halal Indonesia (Foto: Sumbar Daily)




Temuan lainnya mengungkap bahwa kepercayaan konsumen terhadap produk halal dibangun melalui beragam mekanisme. Faktor-faktor seperti sertifikasi halal, regulasi pemerintah, rekomendasi keluarga maupun teman, tampilan visual produk, hingga informasi yang diperoleh melalui media digital menjadi bagian penting dalam membentuk kepercayaan tersebut.





Meski demikian, terdapat perbedaan pendekatan antara konsumen di Indonesia dan Yordania.





Konsumen muda Indonesia cenderung lebih mengandalkan keberadaan sertifikasi halal resmi serta jaminan dari lembaga yang berwenang. Sebaliknya, konsumen muda di Yordania lebih banyak mempertimbangkan pengetahuan lokal, reputasi penjual, kualitas pelayanan, dan keaslian budaya sebagai dasar dalam menentukan pilihan.





Dessy menilai hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsep halal dan toyyib tidak dapat dipisahkan dalam membangun ekosistem industri halal modern.





Menurutnya, produk halal saat ini tidak cukup hanya memenuhi ketentuan syariat, tetapi juga harus mampu memberikan jaminan kualitas, keamanan, keberlanjutan, serta etika dalam proses produksinya.





"Temuan ini menunjukkan bahwa konsep halal dan toyyib tidak dapat dipisahkan dalam membangun ekosistem industri halal modern. Produk halal tidak cukup hanya memenuhi ketentuan syariat, tetapi juga harus mampu memberikan jaminan kualitas, keamanan, keberlanjutan, dan etika produksi. Hal ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah, lembaga sertifikasi halal, maupun pelaku industri dalam merancang kebijakan dan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik konsumen di berbagai negara," jelasnya.





Selain menghasilkan temuan mengenai perilaku konsumen muda terhadap produk halal, penelitian kolaboratif ini juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X