Riset Unand Ungkap Kewirausahaan Berbasis Iman Jadi Perspektif Baru Ilmu Kewirausahaan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 19 Juli 2026 | 19:12 WIB
Gedung Rektorat Unand (Foto: Unand)
Gedung Rektorat Unand (Foto: Unand)



Dalam penelitian tersebut, tim mengembangkan tiga konstruk utama, yakni faith-based entrepreneurial resilience, faith-based entrepreneurial well-being, dan faith-based entrepreneurial success.





Ketiga konsep tersebut menggambarkan bagaimana pelaku usaha memanfaatkan iman sebagai sumber ketahanan ketika menghadapi berbagai tantangan bisnis, membangun kesejahteraan psikologis sekaligus spiritual, serta memaknai keberhasilan usaha tidak semata-mata dari sisi finansial, tetapi juga melalui keberkahan, keseimbangan hidup, integritas, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.





Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang erat antara ketahanan pelaku usaha dengan kesejahteraan berbasis iman. Peneliti menemukan bahwa kemampuan menghadapi tekanan usaha tidak otomatis menghasilkan kesuksesan apabila tidak diiringi kondisi psikologis dan spiritual yang baik.





Donard Games menjelaskan bahwa ketahanan harus mampu diterjemahkan menjadi ketenangan batin, optimisme, rasa syukur, dan keyakinan bahwa usaha yang dijalankan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memperoleh keuntungan.





"Ketahanan perlu diterjemahkan menjadi ketenangan, optimisme, rasa syukur, dan keyakinan bahwa usaha yang dijalankan memiliki makna yang lebih luas. Di situlah kesejahteraan berbasis iman berperan penting dalam mendorong kesuksesan," katanya.





Selain menghasilkan konsep baru, penelitian ini juga melahirkan seperangkat indikator yang telah divalidasi di Indonesia dan Kenya. Indikator tersebut dirancang untuk mengukur ketahanan, kesejahteraan, serta kesuksesan wirausaha berbasis iman sehingga diharapkan dapat menjadi acuan dalam berbagai penelitian mengenai kewirausahaan yang berlandaskan agama dan budaya di berbagai negara.





Menurut Donard Games, temuan tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman masyarakat di kawasan Global South memiliki kontribusi penting dalam memperkaya pengembangan teori kewirausahaan di tingkat internasional.





Ia menilai pengetahuan yang tumbuh dari budaya lokal tidak hanya relevan bagi masyarakat tempat penelitian dilakukan, tetapi juga mampu memberikan perspektif baru dalam diskursus global mengenai kewirausahaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X