Solok Selatan Siapkan Jalur Pendakian Gunung Kerinci, Homestay hingga Kuliner Lokal Berpeluang Berkembang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB
Penampakan Gunung Kerinci, (Foto: Kemenhub)
Penampakan Gunung Kerinci, (Foto: Kemenhub)



Gunung Kerinci sendiri dikenal sebagai atap Pulau Sumatera dengan ketinggian mencapai 3.805 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga menjadi salah satu dari tujuh puncak dalam daftar Seven Summits Indonesia yang selama ini menjadi tujuan favorit para pendaki dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.





Kehadiran jalur pendakian melalui Solok Selatan diharapkan dapat memberikan pilihan baru bagi para pendaki yang ingin mencapai puncak Gunung Kerinci. Selain memperluas akses wisata, keberadaan jalur tersebut juga diproyeksikan mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan.





Jalur pendakian ini menawarkan panorama hutan hujan tropis Taman Nasional Kerinci Seblat yang masih terjaga keasriannya. Keindahan bentang alam tersebut diharapkan menjadi daya tarik tambahan yang mampu meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung melalui jalur Solok Selatan.





Pemerintah daerah juga menilai berkembangnya aktivitas wisata akan mendorong tumbuhnya berbagai sektor usaha masyarakat. Peluang tersebut mencakup jasa pemandu wisata, porter, penyedia penginapan atau homestay, transportasi, usaha kuliner, hingga pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.





Selain melakukan pendakian, wisatawan nantinya juga diharapkan dapat menikmati kekayaan alam, budaya, serta keramahan masyarakat Solok Selatan. Kehadiran wisatawan diproyeksikan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.





Pengembangan wisata alam pendakian Gunung Kerinci melalui Solok Selatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam mewujudkan visi peningkatan ekonomi kerakyatan. Optimalisasi potensi sumber daya alam dan sektor pariwisata diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pembangunan daerah dengan tetap menjaga kelestarian kawasan konservasi. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X