Solok Selatan Siapkan Jalur Pendakian Gunung Kerinci, Homestay hingga Kuliner Lokal Berpeluang Berkembang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB
Penampakan Gunung Kerinci, (Foto: Kemenhub)
Penampakan Gunung Kerinci, (Foto: Kemenhub)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) resmi memulai pengembangan wisata alam pendakian Gunung Kerinci melalui wilayah Solok Selatan.





Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menjadi dasar pengelolaan jalur pendakian baru sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.





Kesepakatan tersebut mengatur pengembangan kawasan wisata alam pendakian seluas 55 hektare yang berada di sebagian zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, serta zona rimba Taman Nasional Kerinci Seblat di Kecamatan Sangir. Perjanjian kerja sama itu memiliki masa berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.





Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan, pembangunan jalur pendakian baru tidak hanya bertujuan memberikan alternatif akses menuju puncak Gunung Kerinci. Menurutnya, proyek tersebut juga dirancang agar mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat setempat.





"Pendakian Gunung Kerinci melalui Solok Selatan kami siapkan sebagai destinasi wisata alam yang berkelanjutan. Tujuan utamanya bukan hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka lapangan usaha bagi masyarakat, mulai dari jasa pemandu, porter, homestay, kuliner, transportasi hingga produk UMKM lokal," kata Khairunas dicuplik Rabu (15/07/2026).





Dalam perjanjian tersebut, kedua belah pihak menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama. Program yang akan dijalankan meliputi pembangunan sarana dan prasarana pendukung wisata, peningkatan kualitas jalur pendakian, promosi destinasi wisata, hingga pemberdayaan masyarakat agar menjadi pelaku utama dalam pengembangan kawasan wisata alam tersebut.





Seluruh proses pembangunan nantinya tetap mengacu pada ketentuan konservasi yang berlaku di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Dengan demikian, pengembangan destinasi wisata dilakukan tanpa mengganggu fungsi utama kawasan konservasi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X