Rida juga menyampaikan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 Pemerintah Kota Payakumbuh mencapai skor 76,55. Nilai tersebut berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 73,32.
Menurutnya, capaian SPI tersebut menjadi dasar penyusunan lima area rencana tindak lanjut yang akan difokuskan untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kota Payakumbuh.
Kegiatan monitoring implementasi indikator Kabupaten/Kota Ber-Aksi itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, para Asisten, Staf Ahli, kepala perangkat daerah, kepala bagian, Direktur RSUD Adnaan WD, serta Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh.
Melalui penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan fungsi pengawasan, optimalisasi pelayanan publik, serta pelibatan masyarakat dalam sistem pengaduan, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan predikat Kabupaten/Kota Ber-Aksi yang telah diraih sebelumnya. (*)