35 Perlintasan Sebidang Liar Ditutup, KAI Divre II Sumbar Tuntaskan Program Nasional Keselamatan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB
Petugas KAI Divre II Sumatera Barat bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan sejumlah pemangku kepentingan melakukan penutupan perlintasan sebidang liar di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (30/6/2026), sehingga seluruh target penutupan 35 perlintasan liar di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar resmi tuntas. (Dok. KAI)
Petugas KAI Divre II Sumatera Barat bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan sejumlah pemangku kepentingan melakukan penutupan perlintasan sebidang liar di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (30/6/2026), sehingga seluruh target penutupan 35 perlintasan liar di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar resmi tuntas. (Dok. KAI)



Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, penyelesaian target tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat keselamatan operasional perkeretaapian.





“Hari ini menjadi tonggak penting karena KAI Divre II Sumbar telah menyelesaikan seluruh target penutupan 35 perlintasan liar di wilayah operasional kami. Ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara KAI, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mendukung terciptanya transportasi perkeretaapian yang lebih aman,” katanya.





Dari total 35 titik yang menjadi sasaran program, kata Reza, sebanyak 28 perlintasan liar berhasil ditutup sepanjang 2026. Sementara tujuh titik lainnya telah lebih dahulu ditutup pada tahun sebelumnya.





Menurutnya, keberadaan perlintasan liar masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.





Selain tidak memiliki izin resmi, sebagian besar perlintasan tersebut juga tidak dilengkapi fasilitas keselamatan yang memadai sehingga memiliki risiko tinggi memicu kecelakaan.





“Penutupan perlintasan liar merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang. Namun demikian, keberhasilan menjaga keselamatan tetap membutuhkan dukungan seluruh pihak agar perlintasan yang telah ditutup tidak dibuka kembali,” ujarnya.





Tidak hanya berfokus pada penutupan perlintasan liar, KAI Divre II Sumbar juga terus memperkuat budaya keselamatan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan standar operasional prosedur secara disiplin, serta pengawasan operasional yang dilakukan secara berkesinambungan.





Di saat yang sama, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan melalui sosialisasi keselamatan di sekolah, komunitas, pemerintah daerah, hingga kepada para pengguna jalan. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu mematuhi aturan keselamatan di sekitar jalur kereta api maupun ketika melintasi perlintasan sebidang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X