“Kita gembira melihat jemaah kita kembali dalam keadaan sehat walafiat. Tentu harapan kita selanjutnya adalah mereka sampai ke rumah masing-masing dengan selamat dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan para jemaah agar tidak langsung kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Menurutnya, ibadah haji merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental, sehingga para jemaah perlu memulihkan kondisi tubuh setelah tiba di kampung halaman.
“Menunaikan ibadah haji ini betul-betul menuntut keimanan dan fisik yang kuat. Karena itu kami berharap bapak dan ibu dapat beristirahat terlebih dahulu setelah sampai di rumah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Risnaldi juga menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji akan terus menjadi perhatian dan prioritas pemerintah daerah. Mulai dari proses persiapan keberangkatan hingga kepulangan ke daerah asal, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menunaikan rukun Islam kelima itu.
“Bagi pemerintah daerah, penyelenggaraan ibadah haji tentu menjadi perhatian dan fokus kami. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik sejak persiapan hingga kembali ke daerah asal,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Risnaldi turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali dari Tanah Suci.
“Selamat datang kembali di Ranah Minang. Selamat kepada bapak dan ibu yang kini telah menyandang predikat haji dan hajjah. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT,” katanya.
Dalam sambutannya, Risnaldi juga mengenang pengalamannya ketika menjadi petugas haji pada tahun 2018. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa ada perubahan besar yang dirasakan seseorang setelah menunaikan ibadah haji.