"Alhamdulillah, saat ini persiapan terus kami lakukan. Tinggal menghitung waktu menuju pelaksanaan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026. Sekitar 700 relawan akan hadir mengikuti kegiatan ini. Kami bersama panitia terus berbenah dan mematangkan seluruh kebutuhan agar pelaksanaan jambore berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta," katanya, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, keberadaan relawan KSB memiliki posisi yang sangat penting dalam sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat.
"Mereka merupakan pihak yang pertama kali hadir membantu warga ketika terjadi kondisi darurat di lingkungan tempat tinggal masing-masing," ucap Hendri.
Oleh karena itu, katanya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia relawan menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan Jambore KSB 2026.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat solidaritas dan jaringan kerja antarrelawan di seluruh Kota Padang.
"Seluruh kegiatan itu kita harapkan nantinya dapat mendongkrak kemampuan teknis, sinergi, dan solidaritas para relawan kebencanaan," kata Kalaksa.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai agenda pelatihan dan pengembangan kapasitas.
Sejumlah materi yang telah disiapkan panitia antara lain latihan manajemen posko darurat, pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), tata cara penggunaan gergaji mesin atau chainsaw, serta penggunaan radio komunikasi handy talky.