Berbagai langkah dilakukan mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pengawasan operasional, hingga penguatan pelayanan kepada pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan.
Upaya tersebut membuat seluruh perjalanan kereta api selama periode angkutan libur panjang dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali.
Tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan, perusahaan juga terus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan operasional perkeretaapian.
Selama masa angkutan berlangsung, petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, memantau perjalanan kereta api, serta memberikan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang berada di sekitar jalur rel.
KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti sejenak sebelum melintas, dan memastikan kondisi aman dari kedua arah sebelum melewati rel.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak berjalan, bermain, ataupun melakukan aktivitas lainnya di area jalur rel karena berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga memerlukan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh pihak. Melalui kepatuhan terhadap aturan di perlintasan serta tidak beraktivitas di jalur rel, kita dapat mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat bagi semua,” pungkas Reza. (*)