Pandangan serupa juga disampaikan Auli Tiara, siswi kelas VIII SMPN 27 Padang. Ia menilai Pancasila memiliki peran penting sebagai pedoman hidup masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan memperkuat persatuan. Dengan semangat tersebut, Indonesia dapat tetap menjadi bangsa yang kuat di tengah berbagai perbedaan yang ada.
“Pancasila itu seperti pedoman hidup dalam Indonesia. Pada Hari Pancasila ini, kita harus saling toleransi satu sama lain dan menjaga persatuan agar Indonesia tetap menjadi negara yang kuat dan hebat,” katanya.
Selain berbicara tentang persatuan dan toleransi, para pelajar juga menyoroti penerapan nilai keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan oleh Zhivana Nathania Kaban, siswi kelas VIII SMP Maria Padang.
Ia menilai nilai keadilan sosial yang terkandung dalam sila kelima Pancasila telah diterapkan dengan baik di lingkungan sekolahnya. Menurutnya, seluruh siswa mendapatkan perlakuan yang sama tanpa memandang latar belakang ekonomi.
“Tidak ada perbedaan perlakuan terhadap teman-teman, baik yang ekonominya kurang, menengah, maupun di atas. Semuanya sama,” tuturnya.
Sementara itu, rekannya sesama siswi SMP Maria Padang, Gabrielle Felicia Simbolon, menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Gabrielle, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan menjadi kunci utama dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk. Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak memandang kelompok lain secara sempit atau membeda-bedakan seseorang berdasarkan keyakinan yang dianut.