Hari Lahir Pancasila 2026, Pelajar di Padang Gaungkan Persatuan dan Toleransi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 1 Juni 2026 | 22:38 WIB
Para pelajar di Kota Padang saat peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Apeksi Balai Kota Aie Pacah pada Senin (1/6/2026) pagi. (Foto: Humas Pemko Padang)
Para pelajar di Kota Padang saat peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Apeksi Balai Kota Aie Pacah pada Senin (1/6/2026) pagi. (Foto: Humas Pemko Padang)


Sumbardaily.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Padang tidak hanya menjadi momentum mengenang dasar negara, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan pandangan mereka tentang persatuan, toleransi, dan keberagaman. Sejumlah pelajar yang mengikuti upacara tingkat Kota Padang mengaku semakin memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.





Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Padang digelar di Lapangan Apeksi Balai Kota Aie Pacah pada Senin (1/6/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur militer, hingga perwakilan siswa-siswi SMP negeri dan swasta di Kota Padang.





Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang mengusung semangat Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus fondasi perdamaian dunia.





Di tengah pelaksanaan upacara, perhatian tertuju pada antusiasme para pelajar yang hadir. Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila.





Salah seorang peserta upacara, Cahaya Naran Valentina, siswi kelas VIII SMPN 18 Padang, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini. Baginya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.





Menurut Cahaya, sila Persatuan Indonesia menjadi nilai yang paling dekat dengan kehidupan bangsa saat ini. Ia menilai keberagaman agama, suku, dan ras yang dimiliki Indonesia dapat tetap terjaga karena adanya semangat persatuan yang berlandaskan Pancasila.





“Menurut saya upacara ini sangat menyenangkan, menarik, dan menambah pengalaman baru bagi saya. Sila yang paling saya sukai adalah Persatuan Indonesia, karena Indonesia memiliki banyak agama, suku, dan ras, tetapi tetap tidak terpecah belah karena dipersatukan oleh Pancasila,” ujarnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X