Menurutnya, pada tahun 2026 MTQ akan kembali dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Kota Pariaman sebagai bagian dari penguatan syiar Islam di tengah masyarakat.
"Kita berupaya agar syiar kegiatan keagamaan ini dapat dirasakan oleh masyarakat. Dengan kolaborasi yang kita lakukan nantinya, kita berharap syiar kegiatan keagamaan ini semakin bertumbuh dan menjadi tugas kita bersama untuk mensukseskannya," jelasnya.
Mulyadi berharap dukungan dari seluruh jajaran Kemenag, termasuk para senior yang pernah mengabdi di instansi tersebut, agar berbagai program pemerintah dapat berjalan optimal.
"Karena kami menyadari, sebagus apa pun program, tidak akan berhasil kalau tidak didukung dan disupport secara bersama-sama," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi menyampaikan bahwa pada Idul Adha 2026, keluarga besar Kemenag Kota Pariaman berkurban sebanyak 10 ekor sapi dan satu ekor kambing.
Ia menjelaskan, enam ekor sapi dipotong di Kantor Kemenag Kota Pariaman dan dagingnya didistribusikan kepada masyarakat di Desa Air Santok dan wilayah sekitarnya. Sedangkan empat ekor sapi serta satu ekor kambing lainnya disalurkan ke sejumlah sekolah yang berada di bawah kewenangan Kemenag Kota Pariaman.
"6 ekor sapi kita potong di Kantor Kemenag ini dan nanti dagingnya akan disebar kepada masyarakat yang ada di Desa Air Santok dan sekitarnya, dan 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing lagi, kita sebar di sekolah yang berada di bawah kewenangan Kemenag Kota Pariaman," ungkapnya.