Pertumbuhan kinerja IOH juga ditopang oleh performa bisnis seluler yang terus menunjukkan tren positif. Rata-rata pendapatan per pengguna atau ARPU gabungan naik 15 persen menjadi Rp45 ribu.
Kenaikan ini mengindikasikan peningkatan kualitas pelanggan sekaligus keberhasilan monetisasi layanan yang semakin optimal.
Di sisi lain, lonjakan penggunaan layanan digital semakin terlihat dari pertumbuhan trafik data yang mencapai 25,1 persen secara tahunan.
Angka ini menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas yang stabil dan berkualitas tinggi semakin meningkat, seiring dengan transformasi digital yang terus berlangsung di berbagai sektor kehidupan.
Kinerja tersebut tidak lepas dari pendekatan hyper-personalization berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diusung perusahaan.
Strategi ini memungkinkan Indosat memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam melalui pemanfaatan data, sehingga layanan yang diberikan menjadi lebih relevan dan sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan menghadirkan paket data yang lebih fleksibel, ekosistem konten yang semakin kaya, serta layanan digital yang lebih intuitif.
Dampaknya, keterlibatan pelanggan meningkat dan nilai jangka panjang pelanggan (lifetime value) turut terdongkrak.