Orang Tua Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang Surati Presiden, Minta Investigasi Independen

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 29 April 2026 | 17:11 WIB
Doris Flantika dan Nuri Khairma, orang tua bayi Alceo Hanan Flantika yang meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUP M Djamil Padang. (Foto: Istimewa)
Doris Flantika dan Nuri Khairma, orang tua bayi Alceo Hanan Flantika yang meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUP M Djamil Padang. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com – Orang tua bayi Alceo Hanan Flantika yang meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUP M Djamil Padang menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta adanya investigasi independen atas dugaan kelalaian dalam pelayanan medis yang diduga menjadi penyebab wafatnya anak mereka.





Bayi berusia 14 bulan tersebut meninggal dunia setelah dirawat selama sembilan hari akibat luka bakar. Selama masa perawatan di RSUP M Djamil Padang, keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penanganan medis yang diterima.





Ayah korban, Doris Flantika, dengan penuh emosi menyampaikan permohonannya agar Presiden Prabowo dapat turun tangan langsung.





Ia berharap investigasi independen dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan Kementerian Kesehatan serta Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia guna mengaudit aspek etik dan profesional dalam kasus ini.





“Kami tidak menuduh tanpa dasar. Namun, berdasarkan apa yang kami alami secara langsung, terdapat dugaan kuat adanya kelalaian dalam pelayanan medis, mulai dari proses penanganan awal hingga tindakan lanjutan yang menurut kami tidak dilakukan dengan standar kehati-hatian yang semestinya,” ujar Doris pada Selasa (28/4/2026).





Selain meminta investigasi, pihak keluarga juga mendesak adanya perlindungan bagi pasien dan keluarga dalam memperjuangkan keadilan tanpa tekanan maupun intimidasi. Mereka juga berharap sistem pelayanan di rumah sakit pemerintah dapat dievaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.





Dalam pernyataannya, Doris mengungkapkan kesulitan yang dihadapi selama proses perawatan anaknya. Ia mengaku tidak memperoleh penjelasan medis secara utuh dan transparan dari pihak rumah sakit, termasuk terkait langkah penanganan yang seharusnya cepat dan responsif dalam kondisi darurat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X