Doris juga menyoroti adanya dugaan kesalahan dalam sistem yang dinilai tidak segera dibenahi. Ia berharap pimpinan rumah sakit dapat mengambil langkah untuk memperbaiki persoalan yang terjadi agar tidak berlarut-larut.
“Jadi pimpinan itu berkewajiban untuk merapikan kesalahan-kesalahan yang ada di sistem. Jangan biarkan kesalahan di sistem berlarut-larut. Sementara ini sudah berlarut. Makanya kami minta mereka ikut bertanggung jawab atas kasus ini,” lanjutnya.
Sebelumnya, Doris bersama istrinya, Nuri Khairma, telah menjalani pemeriksaan perdana sebagai pelapor di Polda Sumbar pada Senin (28/4/2026). Pemeriksaan tersebut berlangsung dalam waktu cukup panjang, dimulai sejak siang hingga malam hari. (*)