Selain itu, Pemko Padang juga mendorong solusi alternatif bagi anak-anak yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Pemerintah membuka peluang melalui jalur pendidikan nonformal seperti paket A, B, dan C.
“Arahan Wali Kota Padang jelas, tidak ada anak yang terlepas dari akses pendidikan. Jika tidak bisa masuk sekolah formal, arahkan ke pendidikan nonformal seperti paket A, B atau C. Yang penting, mereka tetap mendapatkan hak pendidikan dan tidak dibiarkan putus begitu saja,” katanya.
Upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah juga diperkuat melalui berbagai program unggulan (Progul) pemerintah daerah.
Program seperti Padang Juara dan Smart Surau dirancang untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan karakter yang kuat.
Di sisi lain, dukungan konkret juga diberikan kepada keluarga kurang mampu. Pemko Padang menyediakan bantuan berupa seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) secara gratis, guna meringankan beban ekonomi sekaligus mendorong anak tetap bersekolah. (*)