Hormati Perbedaan Idul Fitri, Salat Id di Tanah Datar Digelar Dua Hari

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 20 Maret 2026 | 15:21 WIB
Warga Tanah Datar Salat Id di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar. (Foto: Kominfo Tanah Datar)
Warga Tanah Datar Salat Id di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar. (Foto: Kominfo Tanah Datar)



“Diperkirakan banyak perantau Tanah Datar yang mudik tahun ini. Banyak yang pulang basamo. Harapan kita perantau bisa merasa nyaman selama berada di kampung halaman dan kembali ke rantau dengan kondisi tetap sehat dan selamat,” ujarnya.





Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, turut mengingatkan masyarakat agar menjaga sikap saling menghargai di tengah perbedaan pelaksanaan Idul Fitri. Ia menekankan bahwa esensi perayaan tetap sama, yakni merayakan hari kemenangan.





“Yang terpenting semua kita merayakan Idul Fitri, jangan sampai ada kita, keluarga kita, tetangga kita yang tidak mengikuti perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” tuturnya.





Anton juga mengajak masyarakat untuk menjaga Lapangan Cindua Mato sebagai lokasi pelaksanaan Salat Id agar tetap terawat dan dapat digunakan pada masa mendatang.





“Alhamdulillah bersyukur kita kepada Allah, di Lapangan Cindua Mato Batusangkar, pada hari ini kita bisa berkumpul untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri. Kami mengajak kita bersama untuk turut serta menjaga Lapangan Cindua Mato yang kita cintai ini, sehingga di waktu yang akan datang kita bisa kembali melaksanakan Hari Raya di lapangan ini,” tambahnya.





Pada pelaksanaan Salat Id hari pertama, bertindak sebagai imam adalah Ustaz Darussalam, S.Sos, yang merupakan qori Kabupaten Tanah Datar. Sementara itu, khatib diisi oleh Buya Prof. Dr. H. Ismail Novel, M.Ag, yang merupakan Guru Besar UIN Syech Jamil Djambek Bukittinggi.





Usai pelaksanaan Salat Id, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga menggelar kegiatan open house di Gazebo Gedung Indojolito Batusangkar sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.





Melalui kebijakan ini, diharapkan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan tetap terjaga di tengah perbedaan penentuan Idul Fitri, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Tanah Datar. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X