Sumbardaily.com – Perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 2026 di tengah masyarakat disikapi dengan bijak di Tanah Datar. Untuk mengakomodasi perbedaan tersebut, pelaksanaan Salat Id difasilitasi selama dua hari berturut-turut di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, yakni pada Jumat dan Sabtu (20-2/3/2026).
Kebijakan ini diambil menyusul adanya perbedaan penentuan 1 Syawal antara Muhammadiyah yang menetapkan Idul Fitri pada Jumat (20/3/2026) sementara pemerintah melalui sidang isbat menetapkannya pada Sabtu (21/3/2026). Pemerintah daerah pun memilih menghadirkan solusi yang mengedepankan kebersamaan di tengah perbedaan.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perbedaan yang ada di masyarakat. Ia mengajak seluruh umat Muslim di daerah tersebut untuk menjadikan perbedaan sebagai sarana memperkuat persatuan.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menghormati perbedaan dengan memfasilitasi untuk Salat Idul Fitri hari ini dan besok. Jadikan perbedaan ini untuk memperkokoh persatuan kita umat Muslim di Tanah Datar,” ujar Eka Putra sebelum pelaksanaan Salat Id di Lapangan Cindua Mato, Jumat (21/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Eka juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menjalani bulan Ramadan hingga menyambut Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap seluruh ibadah yang telah dilakukan selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.
“Alhamdulillah tahun ini kita dapat memaksimalkan diri kita menjadi hamba Allah yang terbaik, melaksanakan ibadah yang khusyuk, berpuasa dengan keimanan dan mendirikan malam Ramadan dengan sholat tarawih dan witir serta ibadah lainnya. Semoga Allah menerima ibadah yang telah kita lakukan, mengampuni segala dosa kita, mengembalikan kita kepada fitrah, dan memberikan kemenangan,” katanya.
Selain itu, Eka juga menyambut para perantau asal Tanah Datar yang pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Ia memperkirakan jumlah perantau yang mudik tahun ini cukup banyak.