Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Ini Dasar Penetapan Muhammadiyah

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 19 Maret 2026 | 18:36 WIB
Lambang Muhammadiyah (Foto: Muhammadiyah)
Lambang Muhammadiyah (Foto: Muhammadiyah)


Sumbardaily.com – Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian publik seiring munculnya potensi perbedaan hari raya Idul Fitri 2026 antara Muhammadiyah dan pemerintah.





Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Syawal jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan metode hisab yang digunakan secara konsisten.





Penjelasan terkait penetapan tersebut disampaikan oleh Oman Fathurohman dalam podcast Jejak Ulama Tarjih yang tayang di Tarjih Channel pada Selasa (17/3/2026).





Dalam paparannya, Oman menguraikan dasar penentuan Muhammadiyah sekaligus menjelaskan kemungkinan terjadinya perbedaan dengan pemerintah.





Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuan dalam menentukan awal bulan Hijriah.





Sistem ini bertumpu pada metode hisab atau perhitungan astronomi, yang dinilai mampu memberikan kepastian waktu jauh hari sebelumnya.





“Untuk Muhammadiyah jelas. Dengan KHGT, 1 Syawal itu Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Oman dikutip Kamis (19/3/2026).


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X