Walaupun jalur tersebut saat ini sudah tersambung kembali, kondisi jalan di beberapa titik masih belum ideal untuk dilalui kendaraan.
Sebagian ruas masih berupa jalan tanah sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan, terutama saat kondisi cuaca buruk.
Selain itu, terdapat pula sejumlah titik yang rawan longsor apabila terjadi curah hujan tinggi di kawasan tersebut.
Kondisi tersebut membuat akses jalan masih membutuhkan penanganan lebih lanjut sebelum dapat difungsikan secara normal.
Di sisi lain, proses pekerjaan penanganan di lapangan juga masih terus berlangsung. Sejumlah alat berat masih beroperasi di area proyek untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur jalan.
Karena itu, pembukaan akses lalu lintas secara resmi di ruas Jalan Malalak masih menunggu hasil asesmen dari pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
BPJN Sumbar menegaskan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan aspek keselamatan bagi pengguna jalan sebelum ruas tersebut benar-benar dibuka secara resmi.