Tim pertama bergerak menuju aliran Sungai Bangek atau Pemandian Lubuk Tongga, sementara tim kedua turun melalui jalur UIN untuk menjangkau titik lain yang diperkirakan menjadi lokasi korban.
Hasilnya, tim pertama berhasil mengevakuasi lima orang korban dalam kondisi selamat. Mereka adalah Dwi Eka Saputra (16) warga Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Haikal Aquari (16) dan Sandi Al Saiba (15), asal Pariaman Timur, Kota Pariaman, Zafran (18), warga Lubuk Begalung, Kota Padang dan Muhammad Zikri (17) asal Dharmasraya.
Kelima korban berhasil dievakuasi pada pukul 18.40 WIB dan dibawa ke pinggir sungai sebelum kemudian diarahkan menuju posko utama. Pada pukul 19.30 WIB, tim pertama dilaporkan telah tiba di posko utama dalam kondisi selamat.
Sementara itu, tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian dan evakuasi oleh tim SAR gabungan. Mereka bernama Ibnu Nabila (17) warga Kota Pekanbaru, Riau, Putra Ramadan (17) asal Sunua, Kota Pariaman serta M Afdhal (17).
Dalam kronologi yang disampaikan korban kepada petugas, disebutkan bahwa ketika mereka baru tiba di air terjun, air sungai langsung membesar. Lima orang berada di satu seberang, sementara tiga lainnya terpisah di seberang yang berbeda.
"Ketika mencoba kembali ke jalur awal, akses ke bawah sudah tidak bisa dilalui sehingga korban memilih naik ke atas bukit hingga mencapai ladang warga, namun masih jauh dari akses jalan," kata Kepala Kantor SAR Padang yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik.
Untuk mendukung operasi, Kantor SAR Padang mengerahkan lima personel rescuer dengan perlengkapan berupa rescue car, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan medis, serta peralatan komunikasi.
"Faktor penghambat utama dalam proses pencarian dan evakuasi adalah kondisi cuaca hujan dengan kecepatan angin sekitar 5 knot," katanya.