Longsor Terjang UIN Imam Bonjol Padang, Perkuliahan Dialihkan ke Online Empat Hari

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 25 November 2025 | 21:18 WIB
Pergerakan tanah membuat Kampus Universitas Imam Bonjol (UIN IB) yang berada di kawasan Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami pergerakan tanah dan longsor hingga menimpa sejumlah kendaraan pada Selasa (25/11/2025) siang. (Foto: Istimewa)
Pergerakan tanah membuat Kampus Universitas Imam Bonjol (UIN IB) yang berada di kawasan Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami pergerakan tanah dan longsor hingga menimpa sejumlah kendaraan pada Selasa (25/11/2025) siang. (Foto: Istimewa)



"Kami telah melakukan koordinasi lintas lembaga. Kami menyampaikan bahwa laporan resmi telah diteruskan kepada Wali Kota Padang, yang kemudian menugaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menurunkan personel dan alat berat guna membantu evakuasi material longsor," kata Rektor UIN IB Padang, Martin Kustati, Selasa malam.





Upaya tersebut, katanya, masih berlangsung hingga kini, mengingat kondisi tanah yang labil dan proses pembersihan yang memerlukan penanganan bertahap.





Rektor menegaskan bahwa kampus juga telah menyampaikan laporan awal kepada pihak terkait untuk memastikan penanganan lanjutan dapat dilakukan sesuai prosedur kebencanaan.





"Langkah ini dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan serta memfasilitasi koordinasi yang lebih komprehensif, termasuk mitigasi jangka pendek dan pemetaan struktur tanah di lingkungan kampus," katanya.





Sebagai langkah antisipatif, UIN Imam Bonjol Padang mengeluarkan imbauan resmi agar civitas akademika menjauhi area terdampak longsor.





"Kami juga memutuskan untuk mengalihkan proses perkuliahan secara dalam jaringan (daring) atau online mulai tanggal 25 hingga 28 November 2025," kata Martin.





Kebijakan ini, katanya, diambil untuk menjaga keselamatan seluruh pihak sambil menunggu situasi dinyatakan aman dan stabil oleh tim teknis.





"Pernyataan resmi ini juga diharapkan dapat membuka jalan bagi penanganan lanjutan yang lebih komprehensif dalam menghadapi risiko longsor dan pergerakan tanah di lingkungan pendidikan tersebut," imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X